Alat ukur panjang adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur berbagai macam besaran panjang, seperti ketebalan, diameter, atau jarak. Dalam dunia pengukuran, kita sering kali memerlukan alat ukur panjang untuk mengukur berbagai besaran seperti diameter, ketebalan, atau jarak. Terdapat banyak macam alat ukur panjang yang tersedia, mulai dari yang sederhana seperti measuring tape, penggaris atau mistar hingga yang lebih canggih seperti jangka sorong atau mikrometer sekrup.
Setiap jenis alat ukur panjang ini memiliki ketelitian dan kegunaannya masing-masing. Misalnya jangka sorong memiliki hasil pengukuran tingkat ketelitian yang tinggi dan sering digunakan untuk mengukur diameter dengan akurat, sedangkan penggaris atau mistar lebih umum digunakan untuk mengukur panjang benda. Pada mikrometer sekrup merupakan alat ukur panjang baku yang memiliki ketelitian yang luar biasa dan digunakan dalam pengukuran yang memerlukan presisi tinggi, seperti mengukur ketebalan bahan yang sangat tipis.
Baca Juga: Hindari Boros! Yuk Kenali Cara Pasang Pelampung Tandon Air yang Benar!
Dalam artikel ini, kita akan membahas alat ukur panjang beserta fungsinya dan kegunaannya dalam berbagai aplikasi pengukuran.
Jenis-jenis Alat Ukur Panjang
Alat Ukur Baku
Alat ukur baku adalah alat ukur yang telah ditetapkan hasilnya secara internasional sebagai standar alat ukur. Alat ukur baku memiliki tingkat ketelitian yang tinggi dan dapat menghasilkan hasil pengukuran yang konsisten.
Contoh alat ukur baku adalah:
- Measuring Tape
- Meteran gulung
- penggaris / mistar
- jangka sorong
- mikrometer sekrup
- measuring wheel
Alat Ukur Tidak Baku
Alat ukur tidak baku adalah alat ukur yang tidak memiliki standar internasional sebagai alat ukur. Alat ukur tidak baku memiliki tingkat ketelitian yang rendah dan dapat menghasilkan hasil pengukuran yang berbeda-beda.
Contoh alat ukur tidak baku adalah:
- Jempol
- Kepalan tangan
- Jengkal
- Depa
- Kaki
- Panjang busur panah
Fungsi Alat Ukur Panjang Secara Umum
Secara umum, alat ukur panjang berguna untuk mengukur suatu benda dengan tujuan mendapatkan satuan ukuran berupa angka. Bagi mereka yang bekerja di bidang arsitektur, teknik sipil dan pekerjaan lainnya yang melibatkan pengukuran, pasti akan membutuhkan alat-alat ini. Karena ada banyak jenisnya, sebaiknya gunakan alat ukur yang sesuai dengan fungsinya.
Macam-macam Alat Ukur Panjang dan Kegunaannya
1. Measuring Tape

Pita ukur ini merupakan alat ukur panjang dengan tingkat ketelitian 1 milimeter atau setara dengan 0,1 centimeter. Measuring tape ini terbuat dari bahan yang lentur dan halus, sehingga mudah untuk mengukur benda-benda tiga dimensi. Selain itu, meteran ini juga mudah dibawa kemanapun dan tidak membutuhkan ruang banyak.
Pernah datang ke penjahit? Kemudian dia menempelkan suatu benda panjang kepada tubuh kita. Itulah measuring tape yang biasa digunakan untuk mengukur tubuh dan kebutuhan kainnya. Tanpa alat ukur ini, kita akan kesulitan membuat baju dengan ukuran yang pas.
2. Meteran Gulung

Meteran gulung alias roll meter merupakan alat pengukur yang terbuat dari logam dan plastik lentur. Kelenturan inilah yang membuatnya mudah digulung setelah digunakan. Di bagian ujungnya bahkan ditambahkan pengait yang memudahkanmu ketika mengukur benda yang panjang.
Meteran gulung ini biasanya terdiri dari dua satuan ukuran, yakni cm dan inci. Biasanya jumlah ukuran di dalamnya sekitar 50 meter sampai 100 meter. Menariknya, ketika selesai menggunakan, meteran ini akan menggulung secara otomatis dan tidak merepotkan.Orang-orang yang biasa menggunakan ini yaitu mereka yang bekerja di bidang konstruksi dan industri.
3. Penggaris / Mistar

Anda pasti sudah sering bertemu dengan jenis alat ukur ini ketika di masa sekolah. Penggaris merupakan alat ukur paling sederhana dibandingkan alat ukur lainnya. Penggaris biasanya terbuat dari berbagai macam bahan, seperti besi dan plastik. Panjangnya juga sangat bervariasi, ada 15 cm hingga 30 cm.
Baca Juga: Rekomendasi Selang Fleksibel (Flexible Hose) Stainless Steel Terbaru
Meski sederhana, penggaris biasanya dilengkapi dua macam ukuran, yakni cm dan inci. Dengan satuan terkecil milimeter di bagian dalam cm., Y yang berarti penggaris ini tingkat ketelitiannya mencapai 1 mm. Penggaris digunakan untuk mengukur objek, menggambar hingga membuat tabel oleh para pelajar di sekolah.
4. Jangka Sorong

Jangka sorong adalah alat ukur dengan tingkat ketelitian 0,1 mm atau setara dengan 0,01 cm. Alat ukur ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama yang berada di bawah berguna sebagai dasar ketika melakukan pengukuran. Sementara di bagian atas berguna untuk penggerak saat menentukan ukuran. Jangka sorong memiliki dua jenis, yaitu:
- Jangka sorong analog adalah jangka sorong yang cara membacanya menggunakan skala nonius. Jangka sorong analog memiliki tingkat ketelitian hingga 0,01 mm.
- Jangka sorong digital adalah jangka sorong yang cara membacanya menggunakan layar digital. Jangka sorong digital memiliki tingkat ketelitian hingga 0,001 mm.
Jadi, alat ukur ini berfungsi untuk mengukur ketebalan suatu benda. Seperti mengukur ketebalan kertas, ketebalan kaca atau diameter suatu benda lainnya. Alat ini biasa digunakan oleh orang-orang yang bekerja di bidang konstruksi, manufaktur dan industri.
5. Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup adalah salah satu alat ukur yang menghasilkan nilai dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan jangka sorong. Alat ini memiliki dua acuan ukur, yakni memiliki skala nonius dan skala utama. Skala nonius berada di bagian lengan putar dengan tingkat ketelitian 0,01 mm. Sedangkan skala utama berada di lengan dengan tingkat ketelitian 0,1 mm.
Alat ukur ini biasa digunakan untuk melihat ukuran benda yang sangat kecil. Alat ini juga biasa digunakan oleh para pekerja di dalam laboratorium teknik dan fisika. Tingkat ketelitian alat ini akan membantu para pekerja untuk mengukur benda-benda kecil dengan akurasi yang tinggi.
6. Measuring Wheel

Measuring wheel alias roda pengukur merupakan alat yang memiliki roda di bagian bawahnya. Di bagian atasnya, terdapat tongkat panjang yang akan memudahkanmu menggerakkan roda ketika akan mengukur. Jadi, cara menggunakannya cukup dengan mendorong roda kedepan.
Measuring Wheel merupakan alat yang digunakan untuk mengukur jarak secara tepat efektif. Biasanya digunakan untuk mereka yang akan melakukan pelebaran jalan, pengukuran tanah, pengukuran perkebunan, pengukuran gedung dan penambahan jalan. Dengan menggunakan alat ini, Anda tidak perlu lagi repot-repot mengukur dengan tali yang panjang, bukan?
Kesimpulan
Setelah mengetahui macam-macam alat ukur beserta kegunaannya di atas, kita jadi bisa memahami alat apa saja untuk mengukur panjang. Di samping itu, dengan menggunakan alat bantu di atas, pekerjaan menjadi lebih mudah dan efektif. Terutama bagi mereka yang memiliki pekerjaan yang membutuhkan alat-alat ukur ini.
Kita juga harus memperhatikan tingkat ketelitian, bahan yang digunakan, serta fungsi utamanya.Setelah membaca secara menyeluruh, sebelum menentukan alat ukur panjang yang akan digunakan, sebaiknya pahami dahulu kebutuhan dan tingkat ketelitian seperti apa yang kita butuhkan. Karena setiap alat memiliki cara dan penggunaan yang berbeda. Anda sedang membutuhkan alat ukur panjang multifungsi untuk kebutuhan rumah tangga? Dapatkan measuring tape dari UNNU sekarang juga!